AGUS RIYONO

AGUS RIYONO (Cak GUB)

Ketua DAD AABI Jawa Timur

Untuk Aguser Jawa Timur, siapa yang tidak mengenal sosok yang satu ini, Agus Riyono atau biasa dipanggil Cak Gub / Cak No.  Kenal cak Gub awal tahun 2016 di group WA AABI Jawa Timur, dan baru bertatap muka pertama kali di arena Munaslub AABI bulan Desember 2016 di Jakarta.

Militansi dan konsistensi untuk AABI dari ayah seorang putri yang juga ada unsur nama Agus-nya ini tak perlu diragukan lagi. Saat kondisi AABI Jatim goncang dan berada di titik nadir paling bawah pasca perpecahan yang terjadi di tubuh AABI, sosok inilah yang berada dibarisan terdepan untuk terus menjaga eksistensi AABI, khususnya Jawa Timur.

Sosok ini berani mengambil tanggung jawab saat didaulat menjadi ketua DAD Jawa Timur di Kopdar JKA Jember yang juga terselenggara atas kerja kerasnya. Hadir langsung dalam kopdar pertama Agus Jatim di Malang (2016), Raker AABI di Jogja (2016), Munaslub AABI di Jakarta (2016, dan Mukernas 1 AABI di Cirebon Februari 2017 adalah sebagian bukti loyalitas pria yang terkenal tegas ini. Kopdar-kopdar di Jawa Timur lainnya tidak pernah luput dari kehadiran ketua DAD AABI Jatim ini.

Dia adalah sosok yang baik, tegas, tanpa basa basi, kata saudara Aguser lain yang selama ini sangat dekat dengan cak Gub, yakni Agus Sairi dan Agus Abioso. Dibalik ketegasannya, sosok ini tidak segan-segan meminta pendapat dan mau mendengarkan masukan dan saran-saran saudara Agus lainnya.

Mungkin bagi sebagian Agus yang kebetulan hadir di Munaslub AABI awal 2017 di Jakarta akan ingat guyonan “rombongan Jatim tujuan ke MUNAS, kesasar ke MONAS”. Cerita yang sebenarnya adalah ini wujud konsistensi pemenuhan janji dari cak Gub. Jauh sebelumnya, Munaslub memang direncanakan akan diselenggarakan di sekitaran Monas, dan dalam perjalanan mengajak aguser Jatim cak Gub pernah berjanji akan antar langsung ke Monas. Janji itupun jadi prioritas untuk ditunaikan begitu sampai Jakarta setelah melakukan perjalanan darat yang sangat panjang, dari ujung timur pulau jawa (Banyuwangi) menuju ibukota Jakarta.

Salut dan salam hormat buat cak Gub, semoga selalu diberikan kesehatan yang baik, rizki yang barokah, dan terus dapat menjadi penyemangat bagi Agus lainnya.

Penulis : Gus Nug

Cak Gub bersama Ketua Umum AABI, Gus Jam

Agus Sukaryono Militan dan AABI Sejati Dari Nganjuk

NGANJUK.  AGUS.OR.ID.  Ini dia sosok militan dan AABI sejati yang berhasil melaksanakan misi AABI untuk melestarikan nama Agus untuk generasi medatang, Agus Sukaryono. Pria yang bisa di panggil Gus Sukar atau Gus Sulit ini mantap ketika putra keduanya yang lahir pada tanggal 24 Maret 2017 diberi nama “ARYA AGUS TA AGTADYO”.

Selamat kepada Keluarga mas Agus Sukaryono, semoga ananda Agus Junior dapat menambah kebahagian keluarga, menjadi putra yang dapat di banggakan, tumbuh sehat dalam lindungan Allah SWT, serta bermanfaat bagi agama dan bangsa Indonesia.

Aguser yang lain berani ikuti jejak mas Gus Sukar ini?

(gusnug).

Agus Sukaryono bersama Agus Junior ARYA AGUS TA AGTADYO

DI BALIK CERITA SANG IDOLA

Kali inii Agus coba merangkai kalimat, special edition *AGUS SUBECHAN* . .
Ada yg tau siapa *AGUS SUBECHAN* . . ? Tunjuk jarii dong . .
Nggak ada . .??
Hemmmm,,, kalo *AGUS BEKEN* gimanaaa . .?
Pada kenal iyaa kaann . .

Iyaa dong . .
Pria asal Singosari Malang ini memang akrab disapa dengan *Gus Beken*, dan sungguh dia memang se Beken julukan nya . .
Banyak kiprah dan peran nya utk membesarkan nama AABI . .

Mengutip salah satu pernyataan dr salah satu AGUS tentang Gus Beken adalah : 
*dia militan sejati dan kalo di interview jawabannya insha Allah keren*
Suwuunn yaa bapak utk apresiasi nyaa thdp Sam Beken . .
Bapak yg hobi rapat itu pasti senyum ngeliat kalimat ini ada di sini . . Heheheww . .

Karena tulisan ini adalah mixed ide antara Gus Abioso & Gus Ninna, makaa kita simak yaa ceritaa agak nggak penting iniii . .
Hanya cerita ekspresi kekaguman kami akan AABI dan Gus Beken pd khusus nya . .

*1st meet versi Gus Abioso* adalah 2 tahun yg lalu mereka (Gus Abioso n Gus Beken) bertemu di salah satu rumah makan di daerah Lawang pada saat Kopdar AABI Jawa Timur . .
Sungguh suatu kebetulan apa tidak pertemuan ini, bisa kenal dgn Gus Beken yg punya loyalitas tinggi dlm membesarkan AABI terutama DAC MalangRaya, berkat tangan dingin nyaa (tangan nyaa lhoo, bukan hati nyaa,, percaya deh dia itu selalu hangat menyapa kami,, terutama para Srikandi . .), Gus Beken mampu membuat dunia per-AABI -an MalangRaya menggelegar . .
*Persaudaraan atas dasar satu nama, AGUS . .*

Naah . .
Beralih ke *1st meet versi Gus Ninna* yaaa . .
Mungkin perlu Flasback dulu sejarah nya Gus Ninna bisa jatuh cinta dgn AABI, 
Wanitaa eye catchy yg populer dengan nama *Gus Ninna* ini kali pertama kenal dengan AABI justru dengan AABI Jatim, padahal Gus Ninna ini tinggalnya di Semarang . .

Okee, nuju ke 1 st meet nya Gus Ninna dgn Gus Beken eaa. .
Waktu ituu Gus Ninna lg liburan ke Malang n Batu, biar lebih mantap endess liburan nyaa kontak lah dengan Kak Gus Beken inii, janjian ketemu deeh di Alun2 Kota Malang . .

Walaupun dadakan, finally bisa jugaa Gus Ninna meet sekaligus sm Gus Abioso n Gus Beken, 1st meet ku sm Gus Beken, and 2nd meet kuuu sm GusAbioso, pertama meet Abioso di Boyolali malah, sm sedulur Agus dr Jatim yg lain . .

Seneng bangett lah . . 
Jauh2 dr Semarang ke Malang bisa nyata2 ketemu sm merekaa, yg keseharian kita terbiasa saling sapa n bercanda di WAG . . .

Hemmmm . . .
Kali lainn akan kucoretkan cerita 1st meet AABI di Boyolali eaa . .
Karena ini tulisan sebenarnya kado ULTAH buat Gus Beken yg memang jempolan militansi nya di dunia AABI . .

Akhir kalimat, duet (bukan ganda campuran) *Abioso n Ninna* mengucapkan : 

Kakaak HBD yuaaaa..
Tambah umur..
Tambah tuwek..
Ojok tambah nakal..
Sayang mamah Eva n yuniors..
Sing sregep megawe ne..
Mugo lancar kabeh urusan donya akhirat e..

Brotherhood in Harmony . .

AABI 100%
 

Gus Nina

Gus Nina dan Gus Beken saat Kegiatan Wonosobo

Pakdhe Gus Pardoto, Agus yang ingin silaturahim dengan saudara Agus dari Sabang sampai Merauke

AGUS.OR.ID. Agus Supardoto, atau dikalangan saudara-saudaranya di AABI biasa dipanggil Pakdhe Gus Pardoto adalah seorang guru, lahir dan berdomisili di Sragen Jawa Tengah. Tak disangka, pria yang pada hari ini tanggal 26 Agustus 2017 tepat berusia 59 (lima puluh sembilan) tahun memiliki cita-cita yang sangat mulia.

Rencana besok kalo aku dah pensiun aku mau mengembara menjadi musafir, hehehe. Berkelana dari Sabang sampai Merauke menemui Agus Agus yg tergabung di AABI. Itu cita2 saya dan keinginan Saya, mudah-mudahan sampai pensiun aku masih sehat dan bisa melaksanakan keinginan itu ujar pakdhe pada redaksi.

Ketika ditanya alasannya, ya karena kebanggaan saya dengan AABI  yang begitu kompak, rasa persaudaraannya yang kental, menjunjung tinggi nilai-nilai silaturahmi, rasa sosial yang tinggi, dll. Semoga keinginan saya bisa menjadi motivasi kepada Agus Agus yang lain khusus nya yang tergabung dalam AABI. Aku pernah sendian dari Sragen ke Kebumen, Madiun, Wonosbo, Cirebon, Semarang dan Caruban. Saya sambangi kediaman Agus Agus ke alamatnya langsung, dan alhamdulillah sekarang aku tidak sendian lagi karena DAC Sragen telah berhasil terbentuk.

Rupanya pakdhe Gus Pardoto ini diam-diam juga menciptakan lagu buat AABI yang diberi judul AGUS AGUS BERSAUDARA INDONESIA.

AGUS AGUS BERSAUDARA INDONESIA (AABI)

Dari sini kita semua berbakti

Dari sini kita semua mengabdi

Kita berpartisipasi untuk membangun negri

Dengan membawa Visi dan Misi

Agus Agus Bersaudara Indonesia

Namamu kan kenang, kan ku genggam

Untuk bekal perjuangan menuju masa depan

Ke ikhlasan slalu tertanamkan

Bersatu tekad, penuh semangat

Menggapai cita, dengan berkarya…

Namaku Agus, namamu Agus

Semua Agus, kita saudara……

Agus Agus Bersaudara Indonesia  2x

Wah tinggal rekaman saja ini rupanya, dan menambah panjang daftar Agus AABI yang kreatif dalam berkarya.

Sebagai anggota AABI yang telah begitu lama bersama, beliau juga sangat menyayangkan adanya perpecahan di tubuh AABI di awal-awal kelahiran organisasi ini. Sebenarnya untuk apa terjadi perpecahan, tapi biarlah kalo memang ada yang menginginkan begitu, mungkin banyak Agus Agus yang ingin jadi pimpinan …hehe. Biarlah semua berjalan secara alamiah mana yg lebih solid dan terpercaya itu yg akan berkembang dan kedepan agar AABI ini benar-benar bisa wujudkan visi misinya.

Selamat ulang tahun pakdhe, semoga sehat selalu dan bisa mewujudkan cita-cita mulia untuk jalin silaturahim kepada saudara Agus Agus AABI dari Sabang sampai Merauke. (26/08/2017.GusNug)

Pakdhe Gus Pardoto, berdiri paling kiri bersama Gus Muli, Gus Ganteng, dan ketua umum AABI Gus Jam

Keakraban Koptis AABI DAD Jadetabek

AGUS.OR.ID. Miinggu, 17 November 2019 bertempat di Foodcourt PGC,Cililitan -Jakarta Timur , AABI DAD Jadetabek berkumpul untuk silahturahmi dan bertukar fikiran.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas beberapa isu,salah satu nya ialah mewacanakan pembentukan DAC Jakarta Selatan.

Sejumlah Agus hadir dalam koptis dimaksud yakni, Pengurus DAD Jadetabek seperti: Gus Salim Moras , Gus Muh , Gus Mar , Gus Sety , Gus Riyadin, Gus Yanti , Gus Mit , Gus Linah , Gus Gardha ,serta Anggota DAD Jadetabek yakni, Gus Bule , Gus Kom , Gus Joyo , Gus Budiman , Gus Kura , adapun perwakilan dari Pengurus DAP yakni Gus Yad.

Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan hangat yang diakhiri dengan makan siang bersama.

Semoga AABI DAC Jaksel segera terbentuk kepengurusannya dan mampu bersinergi dengan DAC-DAC lain di bawah koordinasi DAD Jadetabek dan menjadikan AABI DAD Jadetabek makin kompak dan guyub.

agusyaAABI

Jakarta, November 2019
Kontributor,
Gus Riyadin

Sambel Bawang MANG AGUS, Nikmat & Berselera

Sambel Bawang MANG AGUSNikmat & berselera, terbuat dari bahan pilihan. Bawang PutihManfaat bawang putih banyak yang kita dapat rasakan untuk kehidupan sehari-hari. Bawang putih termasuk keluarga umbi-umbian. Bawang putih kerap kita kenal sebagai bumbu masakan dan sudah terkenal di berbagai belahan dunia. Yang membuat herbal ini populer adalah kemampuannya dalam mencegah kanker. 

Tapi sayang, terkadang aroma nya yang menyengat membuat tanaman tidak banyak dikonsumsi langsung, melainkan hanya sebagai bumbu, sehingga hanya dalam jumlah sedikit bawang putih kita konsumsi. Cabe RawitTahukah anda cabai rawit mempunyai beberapa manfaat bagi tubuh kita. Kandungan yang terdapat didalam cabai paling banyak adalah vitamin A sebesar 11.050 IU per 100 gram bahan.

Pada umumnya cabai rawit digunakan sebagai campuran berbagai macam bahan, misalnya untuk sambal ,sayur, aneka bumbu dapur, lalapan, gorengan, dan masih banyak lagi. Dari segi kesehatan cabai rawit bisa juga dijadikan obat.

Misalnya untuk meningkatkan nafsu makan, menormalkan kembali kaki dan tangan yang lemas, batuk berdahak, melegakan rasa hidung tersumbat, dan mereakan migraine.

Mang Agus mampu meracik perpaduan bawang putih dan cabe rawit serta tambahan gula pasir dan  garam yang pas menjadi sambal bawang Mang AGUSyang begitu berselera tanpa bahanan pengawet. 

Sambal bawang Mang AGUS ada beberpa varian rasa diantarnya : 1. Original2. Pete3. Cumi4. Jambal5.

Teri Harga Rp.  25.000,

-Berat : 200 gr / botol 

COCOK BUAT OLEH-OLEH Hubungi :R. MUCH AGUS RAMDHAN(Agus Dhani)+62 821-1874-2332

Sambel Bawang MANG AGUS Nikmat & berselera, terbuat dari bahan pilihan.

Kisah Sebuah Nama Agus

MALANG. AGUS.OR.ID. Siang itu Sabtu, tanggal 1 Juni 2019, saat lebaran kurang 4 hari, saya bersama keluarga melakukan perjalanan mudik menggunakan mobil Taruna  2004. Kami memilih melewati jalur TOL sambil mencoba dan mengukur seberapa cepat sampai rumah dibanding jalur biasa yang bertahun-tahun kami lewati. Sekalian mencari tahu berapa banyak biaya TOL yang harus saya bayar.

Pada awalnya semua berjalan mulus dan normal. Mulai dari Karanglo sampai Jombang. Disinilah awal mula kisah ini. Mobil yang tadinya berjalan wajar- wajar saja,  tiba-tiba saat kecepatan diatas 100km/jam saya merasa ada sesuatu yang tidak beres.  Mobil berjalan seperti tersendat-sendat. Saya yang tidak tahu mesin berjalan saja, sampai akhirnya mobil betul-betul tidak bisa berjalan cepat.

Akhirnya kami putuskan melaju pelan-pelan. Sampai pintu TOL Caruban Madiun, kami putuskan untuk keluar dari jalan TOL agar bisa mencari Bengkel. Menggunakan aplikasi Google Maps kami mencoba berulang ulang mencari bengkel, tapi hasilnya tidak akurat. Bahkan sempat diarahkan ke bengkel motor relawan mudik dari Ahass.

Saat disitulah saya yang udah putus asa diarahkan oleh teknisi Honda Ahass untuk menghubungi Pak Agus. Bayangan saya ada teknisi keliling yang namanya Agus. Tapi ternyata teknisi tadi melihat saya memakai kaos Paguyuban AABI (Agus Agus Bersaudara Indonesia).

Akhirnya saya beranikan diri share kejadian dan keluhan ke grup whatsapp AABI Malang Raya. Responnya sangat luar biasa. Agus Beken sebagai Ketua AABI DAC Malang Raya langsung merespon,  dalam grup beliau menuliskan bahwa sebentar lagi akan ada yang telepon saya.

Ternyata betul,  beberapa menit kemudian ada seseorang yang telepon WA saya dan menanyakan posisi saya. Saya jawab di Pasar Burung Caruban. Beberapa saat kemudian datang orang berumur kisaran 49-an tahun, langsung menyapa “Gimana bos ?”  Karena sama-sama tidak tahu mesin, akhirnya dia mengarahkan saya ke bengkel terdekat yang memang tidak ada di Google Maps.

Disitu mobil di otak atik sama teknisi,  saya ngobrol sama Pak Agus yang ternyata bernama Agus Darmanto, anggota AABI DAC Madiun Raya. Beberapa menit selanjutnya ada WA masuk mengaku bernama Agus Widi menanyakan posisi saya. Datang lah seseorang yang tidak pernah saya kenal sebelumnya.

Ya, mereka datang dan membantu saya hanya karena namaku Agus, dan kebetulan sudah bergabung dalam AABI DAC Malang Raya.

Oh ya, satu lagi WA masuk dari Agus Bebek, mereka semua sama sama anggota AABI DAC Madiun Raya yang konon kabarnya sering kumpul bareng meski tidak resmi, tapi sering membuat kegiatan sosial. Misal bagi bagi Takjil Gratis selama Ramadhan,  dan rencananya ada Halal bihalal setelah Idul Fitri 1440 H/ 2019 M.


https://www.abwaba.com/

Itulah kisah saya,  hanya karena nama kami sama-sama AGUS,  kami saling bantu, tanpa tendensi apapun, bahkan kepada seseorang yang betul-betul tidak dikenal sebelumnya.

Penulis : Agus Tikno, aggota AABI DAC Malang Raya.

Gaungkan Silaturahim, Agus Kota Sampit Berkumpul

AGUS.OR.ID. Kota Sampit, Agus Agus Kota Sampit Berkumpul untuk melakukan pertemuan pada hari Sabtu 14 Maret 2020 bertempat di cafe brenzell, peserta yang hadir 10 orang nama agus, walaupun baru sedikit yang menghadiri, namun tetap semangat dengan menghasilkan point agenda sebagai berikut :

Segera akan dibentuk stuktur Kepengurusan AABI kota sampit

Rekruitmen sebnyak banyaknya nama agus di kota sampit / kalteng.

Rencana kegiatan sosial cek kesehatan gratis di cfd, pembagian sembako masy kurang mampu, pembagian takjil pada bulan ramadhan.

Demikian hasil kesepakatan yang telah di musyawarahkan oleh Agus Kota Sampit. Brotherhood In Harmony.

#agusyaAABI

Satu Hati Agus

Kami bukan hanya disatukan oleh nama yang sama, AGUS. Tetapi rasa, hati, sepahit sepenanggungan sering muncul begitu saja tanpa banyak cerita.

Bagi kami AGUS ibarat tubuh, manakala ada bagian tubuh yang lain sedang sakit, tertimpa musibah, senang gembira dan lain-lain, maka tubuh yang lain akan merasakan nya dengan tanpa kata, tapi dengan tindakan yang spontan kerap Agus akan melangkah.

#aabi100%
#jayalahaabikita 
#agusyaAABI

Emergency LED Lamp Kudus

Kini Telah Hadir….!!!!
Menerangi hari-hari kita

Lampu LED Emergency Masa kini dengan penampilan menarik, disamping menjadi pelengkap penerangan juga tidak memalukan untuk menjadi hiasan rumah kita.

Dengan model Lampu Teplok Classic Menggunakan Batteray memudahkan penggantian dayanya juga sangat irit.

Dengan harga yang sangat terjangkau.

Hanya Rp. 30. 000 / pcs

DAPATKAN SEGERA
Mumpung Harga Promo

Hubungi :
GUS JAIM; +6285640570058

Alamat :
Desa HONGGOSOCO RT 002 RW 004 KEC.JEKULO KAB.KUDUS

http://RIZKY PHONE Pule, Honggosoco, Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59382 0856-4057-0058 https://maps.app.goo.gl/HmBhk