New Normal : Olah Raga Jadi Pilihan Masyarakat Garut

GOR Bulu Tangkis ARG Kota Garut menjadi ajang turnamen bulutangkis persahabatan Kota Garut, Minggu (28/6), turnamen persahabat tersebut digelar satu hari. 19 Tim putra turut berpatisipasi dalam perhelatan olahraga yang sangat populer di Kota Dodol itu.

Sebagai wujud adaptasi kebiasaan baru, Protokol kesehatan secara ketat dilakukan oleh semua, mengingat pencegahan pandemi covid 19 tetap dilakukan di era new normal. Panitia penyelenggara juga menyediakan APD Standar selama turnamen berlangsung.

Menurut Diki, perwakilan pengurus KONI Kab. Garut, turnamen bulu tangkis ini sangat baik untuk membangun kebiasaan pola hidup sehat melalui olahraga, mempererat silaturahmi, juga pembentukan jaringan antar masyarakat garut, dirinya juga mengucapkan terimaksih kepada seluruh penyelenggara hingga turnamen terlaksana dengan lancar dan meriah.

” Atas Nama KONI Kab. Garut kami ucapkan terima kasih, khusus kepada Komunitas Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI) yang peduli terhadap generasi anak muda Garut terutama dalam cabang olah raga bulutangkis, semoga kedepannya menjadikan teladan untuk kita, menjadi lebih peduli terhadap generasi bangsa” paparnya

Seperti diketahui komunitas AABI merupakan wadah nirlaba yang peduli terhadap perkembangan dan penanganan masalah sosial, seni budaya, olahraga dan pemanfaatan potensi wisata

Ditempat yang sama, Agus Ilen, Ketua Dewan Agus Cabang (DAC) Kota Garut, juga menyampaikan secara langsung apresiasi kepada Ketua Umum AABI serta Ketua Bidang Seni Budaya, Pariwisata dan Olah raga selaku leading sektor yang bisa memfasilitasi penyelenggaraan turnamen.

” semoga ini jadi langkah awal yang baik untuk pengembangan olahraga bulutangkis sebagai cabor prestasi Kota Garut. Kedepan kita agendakan untuk open turnamen, sehingga cakupannya lebih luas” ungkap Agus ilen dengan antusias.

Merespon aspirasi terkait pengembangan olahraga tersebut, R. Moch. Agus Ramdhan, SE selaku ketua bidang seni budaya pariwisata dan olah raga mengatakan, apapun aspirasinya selagi membangun kebersamaan dan itikad yang kuat dapat diyakini hal tersebut bisa diwujudkan.

” yang terpenting kita bangun kebersamaan, tetap berorientasi untuk kemnfaatan masyarakat, dan mempersiapkan generasi unggul di masa yang akan datang, dengan semua itu insya Allah semua agenda bisa diwujudkan” terangnya dengan optimis

Tentu berbagai potensi harus dikembangkan, karena potensi akan memberikan dampak dan manfaat saat diberdayakan secara baik, sistematis. Memiliki tujuan yang jelas dan dikelola secara serius, kita tunggu kiprah AABI berikutya.

Webinar Seri 1: Aspek Hukum HKI Dalam Pemberdayaan UMKM

AGUS. OR. ID. Dewan Agus Pusat Agus Agus Bersaudara Indonesia menggelar Seminar Virtual atau istilah lain Webinar, Sabtu 26/6/2020 yang diikuti oleh 23 orang peserta dari sekitar 84 orang yang mendaftar, baik dari unsur anggota maupun non anggota, yang bernama Agus maupun Non Agus, pelaku UMKM dan non UMKM. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja bidang Ekoha AABI dalam pemberdayaan usaha masyarakat, webinar seri 1 ini digelar dalam masa pandemi Covid-19 dengan segala keterbatasan ya, namun dapat berjalan dengan baik.

AABI adalah salah satu wadah/Perkumpulan di bidang sosial kemasyarakatan, telah banyak hal baik yang dilakukan oleh AABI diseluruh Nusantara. Mulai dari tanggap bencana, bantuan sosial, donor darah, konservasi lingkungan, pemberdayaan ekonomi/usaha anggota, kerjasama dengan berbagai lembaga baik pemerintahan maupun swasta. Bukan sekedar kumpul2, namun berbagai kegiatan tersebut alhamdulillah Sudah berjalan dengan baik, walaupun masih banyak kekurangan dan serba keterbatasan.

Semua itu tak lain adalah sebagai bentuk kepedulian AABI terhadap Negeri yang kita Cintai, yaitu Indonesia.

Slogan AABI dengan kalimat *BROTHERHOOD IN HARMONY * menjadi nyawa bagi kemajuan AABI. Salah satunya kegiatan yang saat ini kita laksanakan adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap kita sekalian, terutama bagi pelaku UMKM maupun yang berniat usaha dalam kegiatan sehari2 sebagai bentuk kewajiban kita dalam penghidupan. Demikian diungkapkan Ketua Umum AABI adalah salah satu wadah/Perkumpulan di bidang sosial kemasyarakatan, telah banyak hal baik yang dilakukan oleh AABI diseluruh Nusantara. Mulai dari tanggap bencana, bantuan sosial, donor darah, konservasi lingkungan, pemberdayaan ekonomi/usaha anggota, kerjasama dengan berbagai lembaga baik pemerintahan maupun swasta. Bukan sekedar kumpul2, namun berbagai kegiatan tersebut alhamdulillah Sudah berjalan dengan baik, walaupun masih banyak kekurangan dan serba keterbatasan. Semua itu tak lain adalah sebagai bentuk kepedulian AABI terhadap Negeri yang kita Cintai, yaitu Indonesia.

Slogan AABI dengan kalimat BROTHERHOOD IN HARMONY menjadi nyawa bagi kemajuan AABI. Salah satunya kegiatan yang saat ini kita laksanakan adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap kita sekalian, terutama bagi pelaku UMKM maupun yang berniat usaha dalam kegiatan sehari2 sebagai bentuk kewajiban kita dalam penghidupan. Demikian diungkapkan Ketua Umum AABI dalam sambutan pembukaan Webinar.

Ada dua pembahasan dalam seminar kali ini dengan tema :
Pertama, HKI dalam pemberdayaan UMKM yang dibawakan oleh Narasumber Agus Candra S P, S. H, beliau merupakan salah satu Pengurus bidang Legal dan Bantuan Hukum DAP AABI, beliau adalah seorang
Advokat, Konsultan Hukum, Praktisi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Dosen Tamu di bidang HKI.

Kedua, Aspek Hukum HKI, sebagai narasumber yaitu Nama : AGUS RIHAT P. MANALU, S.H., M.H., C.L.A, beliau adalah Koordinator Bidang Legal dan Bantuan Hukum DAP AABI juga berprofesi sebagai Advokat, Konsultan Hukum dan Auditor Hukum, Agus Rihat P. Manalu mempunyai pengetahuan, pengalaman, kemampuan bernegosiasi dan relasi luas dalam penyelesaian sengketa bisnis, perlindungan konsumen, pertanahan, HAKI, ketenagakerjaan, litigasi pidana dan perdata, mereview kontrak bisnis dan audit dokumen hukum.

Kedua narasumber menyampaikan beberapa hal yang kaitannya dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi pelaku usaha dilihat dari aspek hukum ketatanegaraan, begitu pentingnya HKI sebagai identitas usaha terutama bagi pelaku usaha, dengan kepastian hukum HKI dapat menjadi bahan promosi yang baik bagi produk yang dimiliki oleh pelaku usaha, sehingga apa yang menjadi hak usaha seseorang, badan atau lembaga dapat terjamin sebagai identitas yang melekat pada usaha yang dimiliki, dan tidak bersengketa dengan orang lain.

Dari penjelasan narasumber juga memberikan beberapa contoh label atau merk dagang usaha lain yang sudah mempunyai HKI dan ini sebagai contoh dan motivasi bagi seluruh peserta, juga para peserta ada beberapa pertanyaan baik seputar HKI tersebut dan persoalan lain mengenai ijin dagang dsb.

Di penghubung kegiatan, ada beberapa kuiz sederhana dari narasumber kepada peserta baik seputar HKI maupun seputar AABI, sebagai apresiasi jawaban yang paling benar dan cepat dengan disediakan doorprize berupa Power Bank dan alat tes Gula Darah hasil sumbangan dari anggota AABI. (Red) Gushall

Webinar AABI (Seri 1)

Assalamu’alaikum Wr Wb.

DAP AABI kembali mengundang Agus, khususnya para pelaku usaha UMKM Agus untuk mengikuti webinar dengan topic :

Menyikapi effek Pandemi Covid-19 terhadap ketahanan ekonomi UMKM Agus dari persaingan/perilaku Usaha dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual.

Sabtu, 27 Jun 2020
Jam 09.30 – 12.00 WIB
Tempat : Aplikasi Zoom
Meeting ID : 83011709033
Password : Akan diberikan setelah mengisi form pendaftaran melalui wapri

Daftarkan segera diri anda, silahkan klik dan isi form berikut :
https://bit.ly/AABI_LEGAL

Saling memberi manfaat, salam Brotherhood In Harmony,
Wassalamu’alaikum Wr Wb.

Ketua Umum AABI

AGUS SAEFULLAH
(GUS JAM)

PANDEMI COVID-19 TAK MENYURUTKAN BERSILATURAHIM

AGUS. OR. ID. Hikmah Halal bi Halal di Masa Pandemi Covid 19 Setelah kita merampungkan puasa Ramadhon selama satu bulan, kini waktunya umat Islam merayakan kemenangan iedu fitri dengan suka cita dan gembira, dengan ucapan jaalanallohu minal aidin wal faizin. Kartu lebaran, ungkapan lebaran lewat WA, IG, twitter dnan media social lainnya menghiasi dunia maya, seakan dunia maya hanya milik umat Islam yang sedang merayakan idul Fitri. Demikian diutarakan Ketum Dewan Agus Pusat Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI) Agus Saefullah yang biasa disapa Gusjam dalam Acara Halal Bihalal Virtual Minggu 7/6/2020.

Gusjam juga menuturkan bahwa Hiruk pikuk lebaran ini selalu berlangsung dari tahun ke tahun menjadi moment yang dinantikan kaum muslimin, hingga di masa pandemic covid 19 ini, tentu dengan berbagai penyesuaian, kaum muslimin meramaikan dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Anjuran pemerintah melalui Kementerian Agama RI, kaum muslimin diminta untuk melakukan sholat idul fitri di rumah masing-masing tanpa mengurangi kekhidmatan suasana idul fitri di tahun ini.

Melalui momen halal bihalal yang biasa kita peringati beruntun dengan suasana idul fitri, ada satu yang menarik yang saat ini kita lakukan halal bihalal secara Virtual melalui media teleconference, yang kiranya tidak mengurangi rasa persaudaraan kita dalam bersilaturrahim. Yang biasanya kita lakukan bertatap muka langsung, bersalaman, berpelukan bahkan berbagi kebahagian dan kemenangan dengan bertemu, pada tahun ini kita lakukan dengan cara seperti ini.

Dalam sejarah umat manusia kejadian seperti ini sudah ada dalam sejarahnya, dibuktikan bahwa karantina mempunyai efek yang baik bagi orang yang melakukannya. Sejarah membuktikan banyak para kekasih Allah SWT yang sebelum menjadi Nabi digembleng dengan karantina, sebut saja misalnya nabi Yunus dikarantina di perut ikan, Nabi Yusuf juga dikrantina di penjara, Nabi Muhammad di gua Hiro, mereka pada waktunya mendapatkan previlage dari Yang Maha Kuasa, yakni terpilih menjadi Nabi yang menjadi kekasih Alloh SWT.

Kegiatan Halal Bihalal tersebut diikuti oleh hampir semua Tingkatan Pengurus DAD, DAC dan anggota AABI Se Nusantara, saling bertegur sapa dan saling bercanda mengobati rasa kangen antara saudara kerabat yang tergabung dalam Perkumpulan AABI setelah sekian lama tidak melaksanakan kopdar, rasa kangen, rindu yang mendalam terpancar dari mimik keceriaan dan keseruan melepas rindu. Juga dalam kesempatan Halal Bihalal Virtual tersebut dilaksanakan penyuluhan oleh Pemateri di bidang kesehatan yakni NS Endi Suyatno, S.Kep. M.Kep
Dengan tajuk “Agus Agus Bersaudara Indonesia Optimis Hidup Sehat Dalam Menghadapi New Normal”.

Dalam ulasannya Endi Suyatno menyampaikan bahwa menghadapi pandemi covid-19 jangan terlalu khawatir yang berlebihan, karna dengan kekhawatiran yang berlebihan dapat menimbulkan efek negatif terhadap imunitas kita, sesuai dengan anjuran protokol kesehatan kita diwajibkan :
1. Selalu memakai masker apabila keluar rumah
2. Melakukan psycal distancing bila bertemu orang lain
3. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
4. Menjaga pola hidup bersih
5. Konsumsi makanan bergizi dan seimbang

Dalam menghadapi Era Baru dan kebiasaan baru atau dengan istilah New Normal, hendaknya protokol kesehatan tersebut selalu dilaksanakan oleh setiap orang, sehingga kita dapat terjaga dari tertilarnua segala macam wabah penyakit.

Juga dalam kesempatan tersebut dilaksanakan Tausyiah oleh Kibuya Agus, pada kesempatan tersebut Kibuya menyampaikan keprihatinan ya atas musibah yang sedang dihadapi, namun demikian hal tersebut tidak menyurutkan setiap Insan untuk selalu bertawakkal dan bersyukur, karna dibalik semua itu pasti akan ada hikmah yang baik yang kita tidak sadari dari Allah SWT.

Setelah tausyiah masing-masing DAD dan DAC diberikan kesempatan untuk menyampaikan ucapan idul fitri yang di mulai dari pengurus DAP AABI masing-masing bidang. Sebagai penutup acara dilakukan kuis bagi peserta dengan berbagai pertanyaan seputar sejarah terbentuknya Agus Agus Bersaudara Indonesia.

Seru… Memang… Seru…
Brotherhood In Harmony

MILAD AABI DAD Jadetabek Ke-2

Prolog:

Usia 2 Tahun Adalah Usia yang untuk Seorang Manusia termasuk Balita dan sedang lucu-lucunya dengan tingkah laku menggemaskan .

Itulah DAD Jadetabek,diusia Balita, kami mencoba untuk berjalan bahkan berlari melampaui batas maksimal kemampuan harapan dan cita-cita.

Diusia ini, diakui atau tidak bahwa suara-suara kecil bahkan lantang kadang terdengar di seantero negeri penjuru nusantara, suara-suara eksistensi yang mendobrak nilai-nilai feodalisme akan kemandirian, keteguhan tekad dan semangat serta keguyuban sosial.

Usia yang rentan pun dilalui, manakala ada nyamuk-nyamuk hinggap dan mengambil setetes darah segar kami, yang mencoba menggigit anggota raga kami bahkan hampir membuat putus tiap jengkal tubuh imut itu, terkadang dijahili oleh kekuatan dewasa tanpa bisa kita menangis tapi hanya bisa tetap tersenyum, karena hakikatnya hidup dan mati itu ada di Alur-NYA.

Akhirnya,inilah Kami,DAD Jadetabek,diusia muda dan penuh kesederhanaan berusaha menampilkan sebuah hasil karya yang luar biasa guna mewujudkan Visi Misi AABI.

AGUS.OR.ID, Jakarta – Di tengah keterbatasan Social Distancing, PSBB, Situasi yang belum New Normal, DAD Jadetabek menggelar Acara Tasyakuran Milad yang ke-2 pada tanggal 2 Juni 2020 bertempat di Kedai ROSAS 55, Jl.H.Muchtar Raya, Gang Sawo – Larangan, Ciledug .

Acara Tasyakuran ini dirayakan secara sederhana dan berlangsung penuh keakraban serta kekeluargaan di tengah situasi pandemi dan PSBB ditandai dengan pemotongan kue dan diakhiri dengan makan malam bersama serta ramah tamah.

Ketua AABI DAD Jadetabek Memberikan Potongan Kue Pertama Kepada Ustadz Agus Sofyan
Ketua AABI DAD Jadetabek Memberikan Potongan Kue Kepada Gus Wid yang Mewakili Pengurus DAP

 

Ustadz Agus Sofyan ditunjuk untuk memimpin Doa agar semua prosesi berjalan lancar, aman dan berkah terutama untuk DAD Jadetabek baik Pengurus maupun seluruh Anggotanya.

Ketua DAD Jadetabek, Gus Muh dalam sambutannya mengucapkan selamat milad untuk DAD Jadetabek yang ke-2, semoga makin solid, guyub dan berkontribusi maksimal untuk masyarakat sekitar.

Acara ini berjalan lancar dan kondusif dengan dihadiri oleh beberapa Pengurus DAD Jadetabek maupun Anggota, Gus Muh, Gus Riyadin, Gus Mar, Gus Sety, Gus Pur , Gus Priyatno , Ustadz Agus Sofyan serta Gus Wid mewakili Pengurus DAP.

#agusyaAABI
#Salam Sehat

Gus Muh ( ketua AABI DAD Jadetabek )

Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI), Pengurus Dewan Agus Cabang (DAC) Kota Cimahi Adakan Acara Silahturahmi Outdoor

AGUS. OR. ID. CIMAHI – Rabu, 27 Mei 2020 bertempat di Kp. Lebak Saat, RW 21, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, telah diadakan acara Silaturahmi AABI DAC Kota Cimahi. Acara yang berlangsung sejak pukul 12.30 WIB tersebut dihadiri oleh Bapak Mardi Santoso, S.Sos selaku Plt Kepala Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Cimahi, Kasubag TU, dan beberapa staf pelaksana Kantor Kesbang Kota Cimahi.

Sesuai visi dan misi AABI yaitu sosial kemasyarakatan, dalam kondisi negara kita sedang terkena musibah pandemic covid-19 ini sudah melakukan kegiatan bakti sosial berupa penyemprotan disinfektan. Juga pada bulan suci Ramadhan kemarin telah melakukan pembagian makan sahur gratis kepada masyarakat yang terkena dampak ekonomi akibat Pandemi Corona.

Selain bersilaturahmi, AABI DAC Kota Cimahi juga melakukan peninjauan lapangan ke lokasi kebun yang akan dijadikan lahan perkebunan pisang. Rencananya komunitas ini akan menanam 1000 pohon pisang di atas lahan seluas 5000 meter dengan memanfaatkan lahan milik masyarakat (anggota AABI) yang saat ini kurang produktif karena tidak ada yang merawatnya.

Pada kesempatan tersebut Bapak Mardi Santoso mengucapkan terima kasih atas kiprah AABI DAC Kota Cimahi yang telah berbuat sesuatu yang positif dan membantu pemerintah dalam rangka pemutusan rantai penyebaran Covid 19 dengan cara melakukan penyemprotan di wilayah Kota Cimahi serta membantu masyarakat yang terdampak Covid 19 dengan cara membagikan makan sahur gratis selama satu bulan penuh.

Mengenai rencana penanaman pisang, plt Kepala Kantor Kesbangpol Cimahi tersebut sangat mendukung dan berharap apa yang akan dilakukan AABI DAC Kota Cimahi tersebut bisa dijadikan contoh bagi Ormas dan LSM lain dalam rangka berpartisipasi menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya maupun warga sekitar lahan pertanian.

“Pada prinsipnya AABI selalu mengedepankan kreatifitas, inovatif, dan kolaboratif dengan siapa saja, baik pemerintahan atau lembaga lain. Bahkan juga dengan Ormas atau LSM lain, seperti misalnya dalam waktu dekat AABI DAC Kota Cimahi akan berkolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Desa Indonesia (APEDI) Jawa Barat untuk bibit tanaman pisang tersebut yang nantinya akan menjadi percontohan wisata edukasi berkebun pisang atau agro wisata” ujar R. Moch. Agus Ramdhan selaku Ketua Bidang Seni, Budaya, Olahraga, dan Pariwisata.

***

Kontributor: Agus Dhani dan J.Haryadi

Ketua Bidang Organisasi DAP AABI Serukan Warga Disiplin Patuhi PSBB

AGUS. OR. ID. Komunitas Dewan Agus- Agus Bersaudara Indonesia ( AABI) setelah melaksanakan ibadah shalat Ied 1441 H berjamaah di daerah domisili masing – masing di tengah pandemi Covid 19.

” Kita tetap laksanakan ibadah shalat Ied berjamaah , di daerah masing – masing ,” kata Agus Prastowo Ketua Bidang Organisasi DAP – AABI , via rilisnya kepada kabargress. Com Senin malam ( 25/5/2020)

Namun tetap patuh menjalankan rekomendasi PSBB. DAP – AABI tetap melaksanakan SOP Protokol kesehatan yang terskema di dalam PSBB. ” AABI konsisten jalankan aturan PSBB , sebagai bentuk partisipasi AABI demi suksesnya PSBB ,” jelas Agus Prastowo.

Sebagai bentuk konkret sikap ABBI suksesnya pelaksanaan PSBB ke – 3 yang gagasan dasarnya sebagai upaya memotong penyebaran curva Corona , AABI dalam melaksanakan Shalat Ied Minggu kemarin tetap memakai masker , jaga jarak dan cuci tangan.

” Semua SOP Protokol kesehatan kita laksanakan baik pada saat ibadah shalat Ied kemarin maupun kehidupan sehari – hari ,” lanjut Agus Prastowo Ketua Bidang Organisasi Dewan Agus Pusat AGUS AGUS BERSAUDARA INDONESIA

Penerapan PSBB gelombang ketiga menurut Agus Prastowo adalah upaya yang sangat serius Pemerintah dalam upaya memotong penyebaran Covid 19. Agar upaya pemerintah tersebut mengukir sukses , Agus Prastowo menghimbau semua anggota AABI mematuhi ketentuan itu.

Di himbau warga AABI tetap tinggal dirumah ,bekerja dari rumah /stay at home, work from home . Tidak keluar kalau tidak benar – benar urgent. ” Jangan lupa terapkan hidup sehat, jaga jarak dan jangan lupa sering -sering cuci tangan dan memakai masker,” pesannya.

Bacajuga link berikut :

KETUA BIDANG ORGANISASI DEWAN AABI PUSAT SERUKAN WARGA DISIPLIN PATUHI PSBB

RAMADHAN YANG DIRINDUKAN

AGUS. OR. ID. SYAWAL 1441 HIJRIYAH. Tak terasa kita sudah melewati bulan agung dan mulya. Bulan yang di rindukan kedatangannya oleh para kekasih Allah SWT. Dan hanya kekasih Allah-lah yang merindukan bulan mulya ini.

Yang tidak pernah merindukanya tidak akan pernah merasa perlu untuk berada didalamnya. Yang tidak rindu tidak akan bisa memuliakannya. Dan yang tidak memuliakanya tidak akan dimuliakan oleh Allah SWT.

Mungkin kita telah menjadi yang tertinggal di bulan suci Ramadhan dari rombongan orang-orang pilihan Allah SWT.

Mari kita sadari bahwa bulan ramadhan ini adalah bulan mulia bulan Allah SWT melipat-gandakan pahala amal kebaikan yang kita lakukan. Yang tidak menyadari kedatangan dan kemuliaan bulan ramadhan ia akan keluar dari ramadhan seperti orang yang tidak pernah memasuki bulan Ramadhan. Tidak mendapatkan pengampunan dan kemuliaan dari Allah SWT. Itulah orang-orang celaka yang pernah disebutkan oleh Rasululloh SAW.
Dan disaat kita sudah melewati bulan Ramadan ini, penyesalan akan kita rasakan bilamana selama dibulan suci kita tidak menggunakannya dengan baik.

Sekarang kita sudah berada di bulan kemenangan yakni Bulan SYAWAL, bulan dimana segala perbuatan baik dan buruk selama bulan Ramadhan menjadi motivasi bagi jiwa kita untuk melangkah ke depan lebih baik lagi. Semoga kemenangan ini jua kemenangan bagi seluruh umat manusia yang sedang menghadapi bencana, Covid-19, semoga dengan musibah dan cobaan ini kita dapat mengambil hikmah sehingga kita dapat bersyukur, tawakal dan mengintrospeksi diri kita..

Wallahu a’lam bishshowab.

_SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI_
1 SYAWAL 1441 HIJRIYAH
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

AGUS HALIM DAN KELUARGA

AABI DAC Garut Berbagi di Bulan Suci

AGUS. OR. ID. GARUT – AABI (Agus-Agus Bersaudara Indonesia) Kabupaten Garut, menggelar Ramadhan berbagi berkah dengan berupa membagikan ta’jil pada para tukang becak, pemulung dan tukang parkir.

Kegiatan tersebut menyasar di wilayah Garut Kota dan Tarogong Kidul, Senin,11/5/2020.

Agus Muharam atau akrab dipanggil Didu, didampingi Agus Sunarto (Abah) mengatakan, masyarakat sekarang ini sedang mengalami krisis ekonomi akibat pandemi covid-19 terutama sekali kalangan bawah.

Menurutnya, sudah merupakan kewajiban kita semua untuk meringankan beban hidup mereka, apalagi didalam situasi sekarang ini.

“Dampak pandemi covid-19 begitu terasa sekali terutama pada sektor ekonomi.

Masyarakat kalangan bawah, seperti penarik becak, tukang parkir yang biasa bisa menutupi kebutuhan keluarga sehari-hari, sekarang ini tidak bisa menutupi kebutuhan keluarga sehari-hari,apalagi sejak diterapkannya PSBB,” ujar Agus Didu.

Lanjut dikatakan Agus Didu, kami AABI terketuk hati untuk membantu meringankan beban mereka, meskipun hanya sebatas nasi kotak yang kami berikan.

“Kami berbagi dengan mereka bukan berarti kami agniya,tapi kami berbagi karena hati kami terketuk merasakan apa yang mereka alami.

Semoga apa yang kami berikan besar manfaatnya, meskipun hanya sekedar nasi kotak.

Dan Kami berharap, semoga pandemi covid-19 cepat berlalu di muka bumi Indonesia, termasuk di Garut, sehingga sektor perekonomian kembali normal seperti biasanya,”pungkas Agus Didu dan Agus Sunarto (Abah)