Makna Puasa dan Idul Fitri

Makna Puasa

Bagi muslim yang diterima puasanya karena mampu menundukan hawa nafsu duniawi selama bulan Ramadhan dan mengoptimalkan ibadah dengan penuh keikhlasan, maka Idul Fitri adalah hari kemenangan sejati, dimana hari ini Allah Swt akan memberikan penghargaan teramat istimewa yang selalu dinanti-nanti oleh siapapun, termasuk para nabi dan orang-orang shaleh, yaitu ridha dan magfirahNya, sebagai ganjaran atas amal baik yang telah dilakukannya. Allah Swt juga pernah berjanji, tak satupun kaum muslimin yang berdoa pada hari raya Idul Fitri, kecuali akan dikabulkan.

Pertanyaannya, kira-kira puasa kita diterima apa tidak? Atau yang kita lakukan ini hanya ritual-simbolik, sebatas menahan lapar dan haus, seperti yang pernah disinyalir Nabi Muhamad Saw? Jawabnya, Allahu ‘alam, kita tak tahu sejatinya. Tapi menurut para ulama, ada beberapa indikasi, seseorang dianggap berhasil dalam menjalankan ibadah puasa: ketika kualitas kesalehan individu dan sosialnya meningkat. Ketika jiwanya makin dipenuhi hawa keimanan. Ketika hatinya sanggup berempati dan peka atas penderitaan dan musibah saudaranya di ujung sana. Artinya penghayatan mendalam atas Ramadhan akan membawa efek fantastik, individu, maupun sosial.

Penghayatan dan pengamalan yang baik terhadap bulan ini akan mendorong kita untuk kembali kepada fitrah sejati sebagai makhluk sosial, yang selain punya hak, juga punya kewajiban, individu dan sosial. Sudahkan kita merasakannya? Itulah rahasia kenapa selamat hari raya Idul Fitri seringkali diakhiri dengan ucapan Minal ‘Âidîn wal Faizîn (Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali pada fitrah sejati manusia dan mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat). Selain sebagai doa dan harapan, ucapan ini juga bak pengingat, bahwa puncak prestasi tertinggi bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa paripurna, lahir dan bathin, adalah kembali kepada fitrahnya (suci tanpa dosa).

Bagi Perkumpulan Agus Agus Bersaudara Indonesia tentulah Ramadhan menjadi Bulan yang sangat indah, hal ini terbukti dengan banyaknya kegiatan-kegiatan yang kerap dilakukan setiap Tahunnya sepanjang bulan Ramadhan seperti; kajian keagamaan, dakwah, Bhakti sosial menyantuni anak yatim, membagikan takjil sampai Buka bersama anak yatim dan masyarakat yang kurang mampu, dengan segenap kemampuan anggota AABI bahu membahu menyisihkan sebagian rizkinya dengan sukarela danb ikhlas para Agus anggota AABI dengan senang dan riang gembira melaksanakan berbagai kegiatan tersebuta di berbagai daerahnya masing-masing, semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya bahwa kita menyadari bahwa berbagi kebahagiaan adalah misi utama bagi Perkumpulan AABI.

Makna Idul Fitri

Sejak Idul Fitri resmi jadi hari raya nasional umat Islam, tepatnya pada tahun II H. kita disunahkan untuk merayakannya sebagai ungkapan syukur atas kemenangan jihad akbar melawan nafsu duniawi selama Ramadhan. Tapi Islam tak menghendaki perayaan simbolik, bermewah-mewah. Apalagi sambil memaksakan diri. Islam menganjurkan perayaan ini dengan kontemplasi dan tafakur tentang perbuatan kita selama ini.

Syeikh Abdul Qadir al-Jailany dalam al-Gunyah-nya berpendapat, merayakan Idul Fitri tidak harus dengan baju baru, tapi jadikanlah Idul fitri ajang tasyakur, refleksi diri untuk kembali mendekatkan diri pada Alah Swt. Momen mengasah kepekaan sosial kita. Ada pemandangan paradoks, betapa disaat kita berbahagia ini, saudara-saudara kita di tempat-tempat lain masih banyak menangis menahan lapar. Bersyukurlah kita! Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H. Mohon maaf lahir dan bathin.

Dikutip dari berbagai sumber

Penulis : Gus Hall

Ramadhan Mubarak, AABI DAD Jawa Timur Peduli dan Berbagi

SURABAYA. AGUS.OR.ID.  Ramadhan bulan penuh berkah, berbagai kegiatan ibadah intensitasnya semakin meningkat. Khas di bulan ramadhan, banyak elemen masyarakat mengisi bulan suci ini selain meningkatkan ibadah di masjid-masjid, berbagi takjil dan santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa juga sangat marak.

Agus-Agus yang tergabung AABI DAD Jatim juga tidak ketinggalan. Dari laporan koresponden dan pantauan laman facebook terlihat aktifitas kegiatan dilakukan oleh DAC Madiun Raya, DAC Gresik, DAC Gerbangkertosusila, DAC Ponorogo, DAC Tulungagung dan DAC Malang Raya.

DAC Madiun Raya

Agus Susanto (Gus Anto), Wakil Ketua DAC Madiun Raya melaporkan acara berbagi takjil dan buka bersama DAC Madiun Raya dilakukan pada hari Minggu sore tanggal 19 Mei 2019 berjalan dengan lancar.

Mewakili Pengurus, Gus Anto mengucapkan terimakasih atas donasi yang diberikan oleh Aguser Madiun Raya. Acara bagi takjil yang disiapkan panitia sejumlah 500 bungkus ludes dalam waktu kurang dari 15 menit.

Kegiatan bagi takjil ini sempat membuat arus lalulintas disekitar alun alun Caruban dari dua arah sempat tersendat. Bagi takjil paling fenomena di Caruban karena di bagikan oleh komunitas nama Agus yang sungguh jarang terjadi di Caruban. Kigiatan ini biasanya dibagikan oleh para pendekar pencak silat, pelajar, mahasiswa dan komunitas lainnya.

Setelah bagi takjil, acara dilanjutkan dengan buka bersama “BUKBER” bertempat di Alun Alun Caruban dengan suasana harmony yang santai penuh dengan canda ria. Tidak lupa selfi sana sini yang mana suasana Alun Alun Caruban  memang bersahabat, langit cerah, juga pemandangan yang mengagumkan. Duduk diantara rerumputan sambil melihat lihat sekitar PUPEM Kab. Madiun. Kumandang adzan Maghrib menbuyarkan senda gurau sambil menikmati menu bukber yang disediakan oleh panitia.

Menu bukber yang disediakan ini special disiapkan, dimasak, disajikan oleh Gus Ragil dari Caruban yang sehari hari berdagang kuliner menu Penyetan PUTRA RAGIL CARUBAN yang berlokasi dijalan A. Yani Utara Polsek Mejayan dan disebelah barat Alun Alun Caruban.

Acara Bukber di lajutkan dengan musyawarah AABI DAC Madiun Raya membahas acara halal bihalal yang diputuskan akan dilangsungkan di rumah Gus ABC pada tanggal 16 Juni 2019 jam 10.00 WIB.

Kegiatan Bukber kali ini kedatangan tamu special Gus Dani dan Gus Yad dari DAP AABI, kunjungan tamu sekaligus terapi kesehatan dari Agus Danis (Gus Bekam) dari DAC Kediri Raya dan dilanjutkan bekam di rumah Gus Anto.

Acara terapi kesehatan di ikuti oleh Aguser Madiun Raya sampai jam 3 pagi waktu saur Caruban. Semoga acara Bagi Takjil, Bukber, Musyawarah dan terapi kesehatan ini mendapatkan barokah dari Alloh SWT. Salam Brotherhood in Harmony. Demikian disampaikan Gus Anto untuk agus.or.id.

DAC Kabupaten Gresik

Agus Zamhari (Gus Zam), Sekretaris DAC Kab. Gresik melaporkan acara berbagi takjil Ramdhan 1440H dan buka bersama DAC Kab. Gresik dilakukan pada hari Minggu sore tanggal 19 Mei 2019 berjalan dengan lancar.

Kegiatan ini masuk agenda kegiatan rutin tiap tahun selain kegiatan  Aksi Sosial Donor Darah yang diadakan tiap tiga bulan sekali. Semoga kegiatan ini nantinya bisa berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan diharapkan oleh para Pengurus DAC Kabupaten Gresik.

Kegiatan berbagi takjil tahun ini banyak peningkatan dibanding tahun 1439H kemarin. Partisipasi  dari anggota AABI Kebupaten Gresik sangat menggembirakan, terlebih banyaknya sumbangan berupa kurang lebih 1000 nasi bungkus/kotak.  Pasa saat pelaksanaanpun terus berdatangan spontanitas anggota. Selain itu juga terkumpul uang  tunai lebih kurang 1 juta rupiah untuk menambah kas dan masuk kedalam rekening AABI DAC Kebupaten Gresik.

Gus Zam juga melaporkan, pada bulan Syawal 1440H nanti Insyah Allah akan diadakan sHalal Bu Halal, orang Gresik bilang Syawalan. Kegiatan ini akan dilakukan 3 minggu setelah lebaran. Demikian disampaikan Gus Zam untuk agus.or.id.

DAC Gerbangkertosusila

Dirangkum dari berbagai laman Facebook dan postingan di Group WhatsApp Agus-Agus anggota DAC Gerbangkertosusila, kegiatan berbagi takjil Ramdhan 1440H dilakukan pada hari Minggu tanggal 19 Mei 2019 di Jalan Jenggolo (bawah flyover) Sidoarjo. Acara dilanjutkan dengan buka bersama. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar penuh harmony.

DAC Ponorogo

Kegiatan Salam Ramadhan 1440H AABI DAC Ponorogo kali ini mengambil tema “Bahagia dengan Berbagi. Berbagi Ceria bersama anak Yatim Piatu dan Dhuafa”.

Berbeda dengan kegiatan Salam Ramadhan 2 tahun sebelumnya, acara yang dilaksanakan hari Minggu tanggal 26 Mei 2019 ini sepenuhnya dipusatkan di alamat sekretariat Yayasan Al-Kahfi Jalan Bataro Katong 191 Ponorogo.

Konsep dasarnya adalah tidak sekedar eforia, spontan dan guyup diantara anggota AABI yang harmony, dan yang paling penting bagaimana dapat memberi manfaat kepada sesama. Keceriaan anak-anak Yatim Piatu dan Dhuafa, adalah kebahagiaan Agus-Agus DAC Ponorogo.

Acara dimulai tepat adzan Ashar berkumandang, sholat Ashar pun dilakukan berjamaah. Tak kenal maka tak sayang, maka baik dari AABI DAC Ponorogo dan Yayasan Al-Kahfi saling memperkenalkan diri dan saling memberikan informasi program kegiatan masing-masing. Sambutan DAC Ponorogo diwakili oleh Agus Heru Budiyono (Gus AH) selaku Sekretaris DAC, dan dari Al Kahfi sambutan diwakili oleh mas Taufik Hidayat.

Selanjutnya untuk anak-anak usia SMP dan SMA sebanyak 10 orang membentuk kelompok sendiri dan menerima pelatihan membuat kerajinan tangan berupa bros dari bahan manik-manik. Selain anak-anak Al Kahfi, perlatihan dengan instruktur Ibu Gus Nug ini juga di ikuti oleh beberapa Agustina dan bu Agus lainnya.

Tiba saatnya pada sesi game, kuiz, dan motivasi, keceriaan anak-anak pun pecah. Semua bergembira dan spontan berani tanpa ragu tampil kedepan mengikuti games dan kuiz yang sudah dipersiapkan panitia. Games dipandu secara bergantian oleh Gus Nug, Gus Criping, dan Gus Dhani. Souvenir berupa kotak tempat makan dan berbagai mainan yang menarik lainnya sebagai hadiah menambah kebahagian anak-anak.

Sebelum acara buka bersama, AABI DAC Ponorogo memberikan donasi kepada Yayasan dan santunan uang tunai dalam amplop berlogo AABI yang diterima langsung oleh 43 orang anak yang hadir. Untuk anak-anak yang berhalangan, 17 amplop santunan di berikan dan dititipkan kepada pengurus yayasan. Untuk Yayasan Al-Kahfi diberikan juga paket buku berserta alat tulis, serta beras dari salah satu Agus DAC Madiun Raya.

Anggota AABI yang hadir ikut larut dalam kegembiraan dan berkesempatan memberikan secara langsung kepada anak-anak berupa souvenir dan santunan.

Kepada perwakilan DAP AABI yang hadir, Gus Yad  (Humas) dan Gus Dhani (bidang organisasi) diberikan kenang-kenangan berupa satu set pakaian “Panadon”, pakaian khas Ponorogo dan cincin berbatu akik.

Mewakili DAC Ponorogo, Kenang-kenangan diberikan oleh Agus Prasetyo Mei (Gus Pecel), sedangkan Agus Miswanto (Gus Criping) membantu memberikan uraian penjelasan makna di balik pakaian Panadon tersebut.

Acara di Al Kahfi ditutup dengan sholat maghrib berjamaah dan bersalam-salaman.

Setelah Sholat Taraweh berjamaah di masjid terdekat, Agus-Agus kembali berkumpul di Rumah Makan Lavender Chinese Food milik Agus Setiawan (Gus Lavender). Sendau gurau sambil menikmati berbagai makanan dan minuman, dilanjutkan dengan acara Bekam dan Bio Electric oleh Agus Danis dari Nganjuk sampai dengan pukul 01.00 WIB (Gus Nug).

DAC Tulungagung

Semangat untuk berbagi antar sesama dan membantu warga yang susah sepertinya terus menjadi tren group medsos dan komunitas di Tulungagung.  Tak mau ketinggalan berbagi di bulan Ramadan 1440H, Sabtu 26 Mei 2019 AABI DAC Tulungagung menggelar bagi-bagi takjil, bertempat di jalan Ki Mangun Sarkoro tepat di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung.

Puluhan Aguser Tulungagung membagikan 500 bingkisan. Keakraban anggota dan rasa persaudaran yang kuat mendasari terselenggaranya bagi takjil tahun ini. Sekitar 30 anggota aguser DAC Tulungagung iuran seiklasnya untuk membeli bingkisan yang di bagikan.

Antusias dan keceriaan pengguna jalan yang menerima takjil tampak begitu senang, baik pengendara roda dua dan roda empat tanpa dibedakan menerima paket takjil satu persatu.

“Senang, saya dapat tiga bungkus paket ini untuk saya (sopir) dan dua kuli saya,” kata Mastur warga Trenggalek yang sedang melintas pulang kerja

Sementara, Husna (27) juga tampak riang dan bahkan berhenti untuk meminta foto shelfie dengan komunitas Agus Agus di Tulungagung. “Alhamdulillah, senang tapi boleh ya minta shelfie dulu. Ini anak saya juga minta di foto, mau saya kirim ke suami saya di seberang,” pungkasnya.

Keseruan ini tidak cukup di jalanan setelah giat bagi takjil, Aguser DAC Tulungagung lanjut keceriaan buka puasa bersama di tepian sungai Ngowo, atau orang Tulungagung menyebutnya Pinka. Pinggir kali. Secangkir kopi sejuta inpirasi berjuta saudara. Demikian disampaikan Gus Brewok untuk agus.or.id

DAC Malang Raya

Tidak mau ketinggalan dengan saudara lainya, Agus Beken, Ketua DAC Malang Raya melaporkan kegiatan Ramdhan 1440H dilaksanakan pada hari Senin tanggal1 3 Juni 2019 dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa.

Kebahagiann jelas terpancar dari Aguser Malang Raya ketika meyerahkan santunan kepada yang berhak menerima.

Demikian laporan dari koresponden diberbagai DAC di Jawa Timur tentang aktivitas kegiatan Aguser Jawa Timur dalam mengisi bulan suci. Tentu hal ini selaras dengan salah satu misi AABI, yaitu “Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup dan sesama manusia hingga tercipta sesuatu yang bermanfaat bagi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya”.

Jayalah AABI Kita. Brotherhood In Harmony

#agusyaAABI

Berkah Di Hari Lahir Pancasila Bagi AABI Garut

AGUS.OR.ID. Garut 1 Juni 2019, Momen Hari Lahir Pancasila rupanya sangat dinantikan oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, apalagi momen tersebut bertepatan dengan Bulan yang Agung bagi ummat Islam Sedunia, yakni Bulan Suci Ramadhan 1440 H. Momen tersebut dimanfaatkan dengan kegiatan-kegiatan yang baik terutama bagi Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI) Garut dengan melaksanakan Silaturrahim dan bagi bagi Takjil Buka Puasa bagi masyarakat umum.

Seakan tak mau ketinggalan dari AABI wilayah lain, AABI Garut mengambil kegiatan ini bertempat di salah satu kediaman Anggota AABI yakni kediaman H. Agus Herbal berlokasi di Cihuni Kecamatan Pengantikan Garut Jabar. Dengan dibantu anggota yang lain, AABI Garut membagikan takjil sekaligus melaksanakan kegiatan Buka bersama sebagai bagian dari program bidang soskemas AABI dalam kegiatan bulan Ramadhan Tahun ini, dengan harapan kegiatan ini juga menjadi motivasi dan keberkahan bagi anggota dan masyarakat pada umumnya, demikian diungkapkan oleh H.Agus Herbal selaku inisiator kegiatan.

Setelah melaksanakan bagi-bagi takjil dilanjutkan dengan buka bersama dan sekaligus membahas hal-hal yang baik bagi AABI Garut kedepannya ungkap Augusto asgar, sesepuh AABI Garut. Semoga kegiatan berbagi juga tidak hanya di lakukan pada bulan Ramadhan saja, tetapi kegiatan sacam ini diharapkan menjadi kegiatan rutin bagi perkumpulan di waktu uang lain, seperti santunan anak yatim terutama dan Masyarakat yang berkemampuan kurang yang biasa dilakukan oleh perkumpulan AABI selama ini (red)

Kontributor : Augusto Asgar

CFD AABI DAD JADETABEK dan Pemberian Donasi kepada Korban Banjir

AGUS.OR.ID Menindaklanjuti Program Kerja DAD Jadetabek, yang salah satunya yakni Car Free Day ( CFD ) pada Minggu pertama tiap bulan, maka pada Minggu, 5 Januari 2020, DAD Jadetabek menyelenggarakan kegiatan Kopdar sekaligus Olahraga dengan memanfaatkan momen Car Free Day yang berlokasi di depan Pos Polisi Thamrin, Bundaran Hotel Indonesia ( HI ), Jakarta Pusat.

Walau suasana dibayangi oleh mendung kelabu bahkan turunnya hujan dengan intensitas sedang tidak menyurutkan semangat para Agus yang telah hadir untuk ber-CFD.

Sejumlah Agus yang turut memeriahkan di antaranya, Gus Ros ( DAD Jadetabek), Gus Mit ( DAD Jadetabek), Gus Mar ( DAD Jadetabek), Gus Sety ( DAD Jadetabek), Gus Riyadin ( DAD Jadetabek), Gus Kom ( DAC Jaksel), Gus Rakha ( DAC Jaksel), Gus Purnomo ( DAC Jaksel), Gus Purwito ( DAC Jaktim), Gus Irpan ( DAC Jakbar)

Maksud diselenggarakannya CFD ini, salah satunya adalah mensosialisasikan AABI kepada masyarakat umum.

Setelah CFD, acara dilanjutkan dengan pemberian donasi/bingkisan kepada Agus yang terdampak banjir Jadetabek pada tanggal 1 Januari 2020, di mana untuk kesempatan kali ini kita prioritaskan ke Agus yang parah terdampaknya.

Disepakatilah, kita bagi menjadi dua team untuk pemberian tersebut, team pertama ke Agus Eko ( Periuk Jaya- Tangerang ), dipimpin oleh Gus Mar ( Humas DAD ) dan Gus Sety ( Bendahara DAD ) , yang membuat kami bangga, pada saat ditemui, di tengah keadaan dan kondisi rumah yang kena dampak banjir beliau sedang mengenakan Kaos AABI Nasional.

Dampak Banjir Setinggi Kurang Lebih 150 cm
Bendahara DAD Jadetabek Mewakili Pimpinan DAD Jadetabek, Memberikan Bingkisan Donasi ke Agus Eko ( Periuk Jaya – Tangerang )
Kondisi Halaman Rumah yang Berantakan Dampak Banjir

Sedangkan untuk team kedua ke Agus Salim ( Perumnas 3-Bekasi Timur ) dan Agustiar ( Cafe Dewan / Bekasi Timur ), dipimpin oleh Gus Riyadin ( Wakil Ketua DAD) , Gus Mit ( Wakil Sekretaris) , Gus Ros ( Sie Kesenian dan Olahraga), Gus Gardha ( Sie Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan ) dan Gus Purwito ( DAC Jaktim ).

Wakil Ketua DAD Jadetabek secara simbolis menyerahkan bingkisan ke Gus Gardha ( Sie Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan ) untuk diserahkan kepada mereka yang terdampak banjir, dan telah diserah terimakan pada hari Selasa,7 Januari 2020 bertempat di Cafe Dewan yang disaksikan oleh Perwakilan DAC Jaktim ( Gus Purwito ) dan Perwakilan DAC Bekasi ( Gus Abdul Kadir ).

Wakil Ketua DAD Jadetabek secara Simbolis Menyerahkan Bingkisan Donasi ke Sie Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan DAD Jadebatek, selaku Koordinator Area Bekasi
Gus Gardha Mewakili Pimpinan DAD Jadetabek Menyerahkan Bingkisan Donasi ke Para Agus yang Terdampak Banjir

Semoga dengan pemberian donasi/bingkisan ini akan semakin mempererat rasa Brotherhood in Harmony di antara sesama Agus.

Pemberian donasi/santunan ini akan berlanjut pada kesempatan yang lain, disesuaikan dengan keadaan di lapangan.

Terimakasih diucapkan kepada para Donatur yang telah berpartisipasi dalam tali kasih dari Agus, oleh Agus dan untuk Agus. Semoga Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa membalas kebaikan kepada semua yang telah berpartisipasi dalam Program AABI DAD Jadetabek Peduli Banjir 2020 baik langsung maupun tidak langsung. Aamiin.

agusyaAABI

Jakarta, Januari 2020
Kontributor :
Gus Riyadin & Gus Ros

Pekan Peduli Anak Bangsa


Jangan Takut Miskin

“Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedakahkannya). Jika tidak Allah akan menahan rizki untuk mu” dari Rasullullah SAW dari asma binti abi bakr.

AGUS.OR.ID. Sabtu 1 Juni 2019 bertempat di lapangan Parkir BBWS Citarum, Kp. Andir, Dayeuh Kolot, Baleendah, Kabupaten Bandung. Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI) Kota Bandung bersama dengan beberapa perusahaan catering, wedding organiser, sound sistem, photo dan video grapher, serta pengusaha alat pesta, mengadakan kegiatan Pekan Peduli Anak Bangsa ke 19 dengan tema jangan takut miskin.

Dalam kegiatan ini diadakan pemberian santunan berupa paket parcel lebaran, paket sembako, santunan uang tunai, diadakan pula buka puasa bersama, tausiah dan di hibur pula oleh nasyid dan musik religi untuk yatim piatu, dhuafa dan usia lanjut, yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Lokasi kegiatan Kp. Andir, Dayeuh Kolot, Baleendah, Kabupaten Bandung merupakan daerah langganan di terpa musibah bencana banjir rutin, sehingga ketika diadakannya kegiatan ini sangat di respon baik sekali oleh warga sekitar. Yatim piatu, dhuafa, dan manula tampak memenuhi lokasi kegiatan.

Para dermawan yang hadir dalam kegiatan ini banyak memberikan santunan uang tunai langsung ke anak yatim piatu, dhuafa dan manula. Di harapkan agenda rutin ini akan terus terselenggara setiap tahunnya dan semakin banyak pihak yang membantu dan memberikan serta menyisihkan sebagian rizkinya untuk mereka yang membutuhkan. Jangan takut miskin, sedekah tidak perlu menunggu kaya. Agus Agez AABI Kota Bandung.

Kegiatan AABI Kota Bandung Dalam Event Pekan Peduli Anak bangsa

Hak Cipta Source Code Program Komputer

I. Pengertian Source Code

Pengertian Kode Sumber atau Source Code dapat kita temukan di dalam penjelasan Pasal 8 ayat (1) di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik yaitu sebagai berikut :

Pasal 8 ayat (1) :

Penyedia yang mengembangkan Perangkat Lunak yang khusus dibuat untuk suatu Instansi wajib menyerahkan kode sumber dan dokumentasi atas Perangkat Lunak kepada Instansi yang bersangkutan.

Penjelasan Pasal 8 ayat (1) :

Yang dimaksud dengan “kode sumber” adalah suatu rangkaian perintah, pernyataan, dan/atau deklarasi yang ditulis dalam bahasa pemrograman komputer yang dapat dibaca dan dipahami orang.

Definisi dari Source Code lainnya adalah :

“Source code is the fundamental component of a computer program that is created by a programmer. It can be read and easily understood by a human being”[1]

Berdasarkan pengertian diatas, Source Code merupakan komponen yang sangat fundamental atau penting dari sebuah program komputer.

Selain itu, Source code ini berisi sekumpulan instruksi komputer yang biasanya berbentuk teks yang berfungsi memberi perintah kerja komputer atau suatu perangkat untuk menjalankan fungsi tertentu.[2]

Jadi, walaupun Source Code ini tidak dijelaskan secara lengkap di dalam UU Hak Cipta, namun, karena Source Code merupakan komponen yang sangat fundamental atau penting dari sebuah program komputer dan tanpa adanya Source code  suatu program komputer tidak akan bisa berjalan dengan baik, maka Source Code itu sendiri merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan Program Komputer yang menjadi objek perlindungan Hak Cipta. Sehingga dalam prakteknya, ketika Program Komputer akan dicatatkan ciptaanya ke Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, maka harus disertakan pula kode sumber atau Source Code dalam proses pencatatan ciptaannya tersebut dan juga harus menyertakan buku manual petunjuk penggunaan Program Komputernya tersebut dalam format PDF.

II. Perlindungan Source Code di dalam Undang-Udang Hak Cipta

Berdasarkan Pasal 40 ayat (1) huruf s Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dijelaskan bahwa Program Komputer dilindungi dengan UU Hak Cipta. Adapun masa perlindungannya adalah selama 50 tahun sejak pertama kali dilakukan Pengumuman (Pasal 59 ayat 1.e UU Hak Cipta).

III. Siapakah Pemilik Hak Cipta dari Source Code itu ?

Suatu Source Code yang dibuat oleh programmer maka Hak Ciptanya milik programmer, kecuali diperjanjikan lain, hal ini sebagaimana diatur di dalam Pasal 36 UU Hak Cipta yang berbunyi :

“Kecuali diperjanjikan lain, Pencipta dan Pemegang Hak Cipta atas Ciptaan yang dibuat dalam hubungan kerja atau berdasarkan pesanan yaitu pihak yang membuat Ciptaan”.

Jadi, Hak Cipta Source Code Program Komputer itu mutlak milik Programmer. Namun,jika ada peraturan perusahaan yang dibuat antara karyawan (Programmer) dengan perusahaan yang menyatakan bahwa Program Komputer yang dibuat oleh Programmeradalah milik perusahaan, maka Hak Ciptanya mutlak menjadi milik perusahaan. Begitu juga jika ada pemesanan pembuatan suatu Program Komputer dari pihak ketiga kepada seorang programmer, maka Hak Ciptanya tetap berada di Programmer kecuali diperjanjikan lain antara pemesan dan programmernya tersebut.

Jika anda seorang programmer komputer dan ingin mencatatakan Perlindungan Hak Cipta Program Komputer atau Software anda bisa kontak kami di WA : 0813.17.906.136 (Agus Candra s)

Sumber : http://www.iplclawfirm.com/2019/05/hak-cipta-source-code-program-komputer.html?m=1

Agus Tunggak, Pengrajin Bonggol Jati Dari Saradan Madiun

MADIUN. AGUS.OR.ID.  Agus Riyanto atau biasa dipanggil Agus Tunggak merintis usaha dan juga sebagai pengrajin bonggol jati sudah cukup lama. Lokasi usaha yang diberi nama Gallery Tunggak Indah berada di Jalan Raya Saradan Kabupaten Madiun ini cukup luas untuk menampung berbagai bahan baku dan hasil olahan kayu jati.

Bahan baku bonggol jati diperoleh dari sekitar wilayah Kabupaten Madiun. Hasil olahan berupa berbagai kerajinan, perabot rumah tangga, dan ada juga kusen dan pintu berbahan kayu jati. Pemasaran produk selain memenuhi pesanan lokal, gallery milik Agus Tunggak ini juga sudah melakukan ekspor ke berbagai manca negara.

Jika ingin memiiki produk khusus sesuai yang Anda inginkan, silahkan langsung pesan dengan hanya menunjukkan foto produk yang diinginkannya.

Gallery Tunggak Indah

Jalan Raya Saradan Kabupaten Madiun

PIC : Agus Tunggak 081946111112

Agus, Jika Sudah Berbagi Gak Ada Puasnya

AGUS.OR.ID. Alhamdulillah… masih dalam rangkaian Kegiatan “AABI DAD Jadetabek Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan 1440 H”, pada hari Selasa, tgl. 14 Mei 2019, Duo Srikandi Jadetabek, Yaitu GusMit dan GusRos, mewakili Aguser Jadetabek, menyerahkan minuman “Olatte” sebagai pelengkap berbuka puasa kepada pihak Masjid Jami Al-Mukhlisin yang berlokasi di Radio Dalam Jln. H. Sajim Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Tidak lama berselang, pada hari Sabtu, tgl. 19 Mei 2019, Bendahara DAD Jadetabek, yaitu GusSety, mewakili Aguser Jadetabek, turut berpartisipasi menyerahkan takjil untuk berbuka puasa berupa Roti, Jeruk dan minuman “Olatte” kepada pihak Masjid Jami Al-Muqorobin yang berlokasi di Cipedak Srengseng Sawah RT. 007/009 Jagakarsa Jakarta Selatan…

Sementara itu, di lokasi yg berbeda, aksi serupa dilakukan oleh GusMar selaku Humas DAD Jadetabek, yaitu turut serta menyerahkan minuman “Olatte” sebagai pelengkap berbuka puasa bersama Anak Yatim di Perumahan Depdikbud wilayah Pejaten Jakarta Selatan.

Aksi ini mendapat sambutan baik dari Ketua RT dan Pengurus Masjid setempat.Beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan doa semoga Allah membalasnya dengan yang lebih baik…

Kegiatan Berbagi Takjil ini berlangsung dengan lancar berkat dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu AABI DAD Jadetabek mengucapkan terima kasih kepada PT. Heonz Royal Jaya selaku distributor minuman “Olatte” yang merupakan sponsor kegiatan ini.

Semoga langkah kecil AABI DAD Jadetabek memberikan azaz manfaat bagi khalayak Umum.

Aamiin Ya Robbal ‘Aalamiin…

#agusyaaabi

#brotherhoodinharmony

#jayalahAABIkita

AABI DAD JADETABEK – KOMPAK

AGUS.OR.ID. KOMPAK menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bersatu padu, tapi KOMPAK di sini diartikan sebagai: Komunitas Paling Kamu, sebuah Sayembara Kuis yang diadakan oleh KasKus yang mempunyai Motto The Largest Indonesian Community.

AABI dalam hal ini DAD Jadetabek ikut serta dalam program tersebut melalui #aslinyalo.kaskus.co.id. Dalam tahap awal, DAD Jadetabek terpilih sebagai salah satu Komunitas dalam KOMPAK tersebut dan berhak mendapatkan hadiah Rp.5.000.000,- (Lima juta rupiah), serta shooting yang berisikan tentang AABI itu sendiri.

Acara Shooting AABI DAD Jadetabek – KASKUS berlangsung pada tanggal 1 Mei 2019 di AB Cowork, Jl. Grand Wijaya Center Blok A No.3-4, Jakarta Selatan.

Sebanyak 17 Aguser turut hadir memeriahkan shooting yang berlangsung sekitar 1-2 menit. Mereka adalah perwakilan dari Pengurus pusat (DAP) antara lain: Agus Nurdin (Gus Nurdin/Sekjen DAP), Agus Junaidi (Gus Jun/Humas), Agus Nuryanto ( Gus Nur/Dewan Pengawas).

Pengurus DAD Jadetabek : antara lain : M.Agus (Gus Muh/ Ketua DAD Jadetabek), Agus Riyadin (Gus Riyadin/ Wakil Ketua DAD Jadetabek), Agus Maryanto (Gus Mar/Humas DAD Jadetabek), Agus Kuswandi (Gus Zambronk/ Dewan Penasehat), Agustina Mitraningsih ( Gus Mit/ Wakil Sekretaris), Agustini Rostiani (Gus Ros/Sie Olahraga dan Kesenian), Agus Alina (Gus Lina/Wakil Bendahara), Agus Gardha (Gus Gardha/Sie Kewirausahaan).

Pengurus DAC Bogor : Agus Nuryanto (Gus Yan/Ketua DAC Bogor). Pengurus DAC Tangerang Raya: Agus Rianto (Gus Rian/Humas) serta didukung Aguser lainnya seperti Agus Sidik (Gus Sidik), Agus Sumaryo (Gus Maryo), Agus Candra (Gus Candra) dan Agus Syafik (Gus Syafik).

Mereka tampak antusias dan semangat mengikuti adegan demi adegan. Rasa grogi muncul ketika shooting berlangsung dan harus dilakukan beberapa kali take. Semua lelah dan letih terbayarkan manakala pemeran utama maupun pendukung telah menyelesaikan adegannya.

Semoga program KOMPAK ini akan lebih mensyiarkan eksistensi AABI, khususnya AABI DAD Jadetabek, pada masyarakat luas, mengingat KasKus merupakan salah satu forum terbesar di Indonesia dan membuat DAD Jadetabek makin KOMPAK bersatupadu dan solid.

#agusyaAABI

#Brotherhood in Harmony

Kontributor:

Gus Muh( Ketua DAD Jadetabek)

Gus Mit (Wakil Sekretaris)

Nikmatnya Nasi Krawu Bu Tiban, Makanan Khas Gresik

GRESIK. AGUS.OR.ID.  Bagi pecinta kuliner yang sedang berada di Kabupaten Gresik, kurang afdol jika tidak mencicipi makanan khas Gresik, yaitu Nasi Krawu.

Kuliner ini berupa nasi putih yang dibalut dengan potongan daging sapi suwir-suwir kecil dan empuk,  dipadu kuah kaldu yang sangat gurih, segar dan sedap, ditambah serundeng (krawu) kelapa spesial, disajikan dengan daun pisang, semakin menambah nikmat.

Rombongan Agus yang tergabung dalam AABI, Minggu 12 Mei 2019 lalu sempat berkunjung ke kedai Buk Tiban. Kedai ini adalah salah satu dari sekian banyak warung yang menyediakan nasi krawu favorit di Gresik.

Rombongan AABI dipandu oleh Gus AF dan Cak Embun,  ikut serta antara lain Kang Yad, Kang Dani, Gus Soto, Gus Modin dan Neng Eni Agustina beserta suami dan 2 anak begitu menikmati makan saur bersama dengan nasi krawu bu Tiban.

Suasana akrab dan penuh sendau gurau antara Agus Agus yang hadir dan penjual nasi krawu menambah nikmat suasana makan sahur dini hari.  Demikian disampaikan Agus Zamhari (Cak Embun) untuk agus.or.id  (red).

Nasi Krawu Bu Tiban
Jl. KH. Abdul Karim No. 49

Gresik