Home Aktifitas AABI Agus Agus Bersaudara, Komunitas Unik yang Mengedepankan Persaudaraan
Aktifitas AABI - Motivasi - Serba Serbi - 26 January 2020

Agus Agus Bersaudara, Komunitas Unik yang Mengedepankan Persaudaraan

Agus Agus Bersaudara (AAB) adalah komunitas yang didedikasikan khusus untuk para pemilik nama Agus. Komunitas ini dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan melaui jalinan silaturahmi. Anggota AAB dituntut membentuk jiwa solidaritas tinggi, giat, dan pantang menyerah.

Jakarta – Awal berdirinya Agus Agus Bersaudara (AAB) dimulai ketika Agus Mulyadi, salah satu pendiri AAB, iseng mencari nama Agus di Facebook dan membuat grup Facebook bernama Agus Agus Bersaudara dengan tujuan menjalin tali silahturahmi dan memperluas persaudaraan.

Setelah dua bulan mengumpulkan orang-orang bernama Agus, Gus Mul (sapaan akrab Agus Mulyadi) kemudian melakukan deklarasi bersama beberapa pendiri AAB, yakni Agus Nuryanto, Agus Jamhur dan beberapa Agus lainnya, di Bandung pada 13 Desember 2015.

Berikut petikan wawancara Kabare.co dengan Dewan Agus Pusat (DAP) AAB, yakni Gus Mul (Pendiri AAB), Agus Nuryanto (Sekjen DAP AAB), Agus Jamhur (Ketum DAP AAB), Agus Setiawan (Penasihat DAP AAB) dan beberapa agus lainnya saat menggelar pertemuan santai di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/2).


Pada awal pembentukan grup di Facebook bagaimana antusias Agus-Agus yang ada di FB?

Lumayan antusias ya, awal mula pembentukan ada sekitar 500 anggota yang ikut. Mereka tidak hanya berasal dari pulau Jawa saja, ada yang dari Riau, Kalimantan, Bali dan lainnya. Dari situ justru muncul ide untuk mendirikan cabang di wilayahnya masing-masing. Lalu, dicetuskanlah DAD, yakni Dewan Agus Daerah tingkat Provinsi (pada saat itu). Hingga kini sudah ada 24 DAD yang tersebar di seluruh Indonesia.

Bagaimana caranya Dewan Agus Pusat (DAP) AAB berkoordinasi dengan 24 DAD yang ada di daerah?

Selain menggunakan media sosial, kita juga rutin mengunjungi DAD di daerahnya masing masing. Kemarin kita ke DAD Bali, lalu belum lama juga ke Jember, Malang, Riau, dan lainnya. Selain kunjungan kerja, kegiatan itu juga kita lakukan sebagai silahturahmi.

Ada tidak kejadian-kejadian menarik yang terjadi ketika AAB ini berkumpul?

Yang menarik banyak ya, tapi yang paling berkesan adalah pada saat ‘BOM’ pertama, bukan dalam artian sebenarnya ya. Tapi ‘Brotherhood Offline Meetting’ atau pertemuan Agus seluruh Indonesia di Sekolah Alam Bogor. Pada saat itu juga ada suatu keluarga yang lengkap bernama Agus, Suami, Istri, dan kedua anaknya juga bernama Agus. Keluarga Agus ini juga pernah masuk salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia.

Arti nama Agus memiliki makna apa?

Agus itu sebenarnya memiliki arti nama yang sangat bagus, yang berasal dari kata bagus. Namun banyak juga arti Agus lainnya yang diplesetkan, yang jelas nama Agus itu memiliki arti bagus.

Apakah anggota AAB ada juga yang berasal dari luar Indonesia?

Ada, kita ada Agus yang dari Malaysia, ada juga dari Riyadh, Arab Saudi, dan bahkan dari benua lain seperti Eropa dan Amerika. Masuknya mereka ke dalam AAB ya itu lewat grup Facebook.

Ketika menggelar acara, dari mana AAB mengumpulkan dananya?

Dananya sukarela saja, karena kita kan bukan Ormas, Bukan LSM juga, jadi ya seiklasnya saja. Misalnya kalau ada anggota yang terkena musibah kita kolektif ngumpulin dana seiklasnya. Baru baru ini juga kita turut meringankan sedikit beban bagi korban bencana di Kintamani, Bali, dengan mengumpulkan dana secara sukarela. Bahkan dari sukarela tersebut, kita bisa menyumbangkan dana Rp270 juta untuk korban bencana di Garut beberapa waktu lalu. Pokoknya AAB ini sangat konsen di bidang sosial dan ekonomi.

Kenapa sosial dan ekonomi?

Karena Agus ini dari berbagai kalangan, mulai dari kelas sendal jepit sampai dengan kelas pejabat ada di sini. Alhamdulillah di AAB, beberapa kalangan bawah mampu terangkat oleh keberadaan kalangan atas di sini.

Jadi kalau ada pengusaha bernama Agus, kita sarankan untuk mengangkat karyawan minimal satu Agus di perusahaannya. Dan uniknya, kalau AAB ini sudah berkumpul, tidak ada lagi yang merasa di atas atau di bawah, semua sama dan berbaur atas nama Agus.

Selain kegiatan sosial dan ekonomi, apakah AAB juga bergerak di bidang kebudayaan di Indonesia?

Ya, kita merupakan salah satu perkumpulan yang cukup aktif di bidang seni ya. Kita punya grup pencak silat di Bandung, kita juga punya grup Reog Ponorogo, dan kita juga rutin menggelar kesenian dan kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia.

Ada tidak perbedaan yang dirasakan sebelum dan sesudah bergabung dengan AAB?

Tentunya lebih happy ya, sekaligus memperpanjang umur. Kan manfaat dari silaturahmi selain menambah rezeki, salah satunya juga memperpanjang umur. Bahkan dari perkumpulan ini kita jadi lebih mengenal diri kita sendiri. Karena memang Agus-Agus ini memiliki sifat yang hampir hampir sama. Bahasa gaulnya bercermin pada diri sendirilah. Jadi di sini yang bisa anggota rasakan ya belajar mengetahui mana sisi positif kita dan mana sisi negatif kita, lalu diperbaiki.

Terakhir, Apakah anggota AAB diwajibkan melestarikan nama Agus. Karena nama ini kan unik dan kalau tidak dilestarikan mungkin saja bisa punah?

Ya, itu tertuang dalam salah satu poin di Misi AAB, yakni melestarikan nama Agus pada generasi mendatang. Bahkan kita sedang menyusun sebuah program semacam hadiah atau imbalan berupa beasiswa bagi anak anak bernama Agus.

Suber berita :

Kabare.co

http://kabare.co/welcome/article/agus-agus-bersaudara-komunitas-unik-yang-mengedepankan-persaudaraan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.