AABI DAC Tulungagung Bedah Rumah Lintas Komunitas Dan Warga

1 177

BLITAR. AGUS.OR.ID. Minggu, 28 April 2019 bertempat di desa Ponggok, kecamatan Ponggok, kabupaten Blitar berkumpul puluhan  pemuda berwajah “sangar” membawa senjata tajam dan tumpul. Entah apa yang ada dalam pikiran pemuda tersebut sehingga mengundang beberapa warga sekitar berduyun duyun ikut mendekat dan mencari tahu apa yang akan dilakukan disebuah pekarangan kecil. Terlihat jelas di situ ada bangunan dari anyaman bambu yang hampir roboh dan dihuni seorang nenek yang sudah lanjut usia, tanpa sanak saudara yang menemani.

Bangunan itu sebagai pelindung dari teriknya matahari dan dinginnya angin malam, serta berteduh dari guyuran hujan. Semenjak dibangun sampai sekarang belum pernah diperbaiki.

Melihat kondisi bangunan seperti ini, kami anggota AABI DAC Tulungagung dan beberapa komunitas peduli sosial membuat agenda untuk merenovasi rumah yang hampir roboh itu.

Pagi itu, tanpa menunggu instruksi, puluhan pemuda yang sudah berkumpul langsung memindahkan nenek penghuni rumah dan berbagai barang berharga ke tempat yang aman dan nyaman.


mbah Tuminen

Ya, mbah Tuminen warga desa Ponggok RT 6 RW 2, kecamatan Ponggok, kabupaten Blitar hidup seorang diri di rumah bambu yang hampir roboh. Untuk satu minggu kedepan, sementara waktu mbah Tuminem akan menginap di tetangga sebelah rumah yang berbaik hati memberikan tempat berteduh selama proses rumahnya dibedah.

Kolaborasi lintas komunitas peduli sosial dan warga memperbaiki rumah mbah Tuminem yang direncanakan selama satu minggu kedepan. Semoga tidak ada kendala dan rintangan. Atas izin Tuhan Yang Maha Esa, semoga segera terselesaikan dan  terwujud. 

Kegiatan sosial ini dilakukan untuk meringankan beban mbah Tuminem. Di usianya yang sudah lanjut  hidup sebatang kara  tanpa sanak saudara. Kegiatan bedah rumah AABI DAC Tulungagung dan lintas komunitas serta warga ini menghabiskan dana sekitar sepuluh juta rupiah. Anggaran dana bersumber dari relawan dan donator, serta hamba Tuhan yang tidak mau dipublikasikan.

“Semoga para dermawan dan donatur, serta relawan yang meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan hartanya mendapatkan balasan riski yang barokah dan melimpah. Amin.”  

Demikian disampaikan Gus Brewok Tulungagung untuk agus.or.id.

  1. Gus Kadir says

    semoga seminggu kedepan bisa Langsung selesai Dan mbah Tuminem bisa menempatinya, aku sampai ikut nangis ketika melihat mbah tuminem menangis

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.